Cinta dan Komitmen


Dalam kehidupan seringkali kita mendengar istilah “Cinta itu buta”. Benarkah istilah itu? Jawabannya mungkin beragam bagi setiap orang. Tapi bagi saya itu tergantung dari pribadi yang tengah mengalami cinta itu. “Cinta itu buta” bermakna cinta itu tidak mengenal alasan. Mungkin sebagian itu benar, tapi akankah juga tanpa komitmen yang jelas. Ketimpangan dalam hal cinta yang kita temui dalam kehidupan di sekitar kita salah satunya disebabkan “cinta itu buta”. Cinta selayaknya memiliki tujuan, komitmen, dan kejelasan yang positif.

Tujuan yang positif berarti cinta antara kedua insan itu semestinya dilandaskan pada rasa sayang dan saling menjaga satu sama lain. Kebanyakan di sekeliling kita terlihat cinta yang tanpa tujuan positif, misalnya cinta karena “pandangan pertama”. Tujuan positif lahir dari adanya pemahaman karakter seseorang bagi pasangannya. Kesamaan prinsip hidup, ideologi, agama, dan harapan merupakan bagian di dalamnya. Cinta pada pandangan pertama dapat disebut sebagai cinta karena nafsu kefisikan. Hal ini bisa berakibat fatal, karena antara insan yang saling jatuh cinta belum saling memahami satu sama lain.

Komitmen yang positif berarti cinta itu memiliki arah kesepakatan cita-cita kedepan dari cinta itu seperti apa. Apabila komitmen antara kedua pasang insan telah terjalin kuat, maka godaan sebesar apapun yang muncul tidak dapat menggoyahkan cinta mereka. Komitmen merupakan kesepakatan antara kedua pihak terhadap cinta yang mereka jalin untuk “mau dibawa kemana”. Ini berkaitan dengan kejelasan yang positif. Kejelasan positif bermakna bahwa kedua pihak saling tahu dan tidak ada yang ditutup-tutupi baik itu mengenai keluarga, masa lalu, maupun kelemahan pada diri pasangannya. Menutup-nutupi sesuatu pada pasangan bisa berakibat fatal apabila pasangannya suatu saat mengetahui sendiri dari pihak ketiga. Tentunya ini tidak seperti yang dibayangkan. Lebih tepatnya istilah “biarlah engkau tahu sendiri suatu saat” kurang baik untuk diterapkan. Alangkah baiknya antara pasangan saling terbuka dan mejaga komunikasi yang positif, sehingga terjalin hubungan yang langgeng.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s